Monday, 23 January 2012

GUNUNG GEULIS




Telah kusampaikan rindumu pada ilalang
dan matahari yang malu-malu
Ketika kuraba kehangatanmu masih membekas
pada dedaunan pohon tempat kita memeluk waktu
yang berjalan tertatih
Sabarlah, kita akan kembali ke sini
Karena di sini kuyakin surga itu ada

Gunung Geulis, 23 Januari 2012

KATAKAN, AKU MELIHATNYA



Sampaikan salamku pada pagi yang membeku, dan
pada hujan yang turun malu-malu
Katakan padanya bahwa aku
Akan menjadi angin yang meleburkan
air mata

Bandung, 31 Desember 2012

TUNGKAK



Tungkakku berbicara padamu
Tentang cinta yang kau sembunyikan
di balik gerai rambutmu yang hitam
Manis, sedang aku di sini memikirkanmu!
Bahasa kita mencampur aduk menjadi lumpur
Dan mengotori wajahku
Mengotori pikiranku
Mengotori hatiku.


Bandung, 20 Januari 2012

MALAIKAT



Malaikat;
Turun dengan sayapnya.
Manusia;
Turun dengan angkuhnya

Bandung, 20 Januari 2012

KEPADA PENARI TAYUB



Tiba-tiba malam mengakhirkan cinta
Langkahku surut oleh gelombang pasang
menghantam karang; seberapa kuatkah ia?
Tiba-tiba malam mengakhirkan kerinduan
Akh, selalu terkenang betapa indahnya tayub
Betapa indahnya ronggeng, betapa indahnya wajahmu
Dibelai angin malam, dibelai angin berpasir
Dan kita selalu bertanya; seberapa kuatkah kita?

Parangtritis, 22 September 2010